Presiden Prabowo Umumkan Upaya Pemulihan Pasca Banjir Besar di Sumatra

Presiden Prabowo Targetkan Normalisasi dalam 2–3 Bulan
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah sedang mengintensifkan upaya pemulihan di wilayah Sumatra yang terdampak banjir dan longsor hebat. Ia memperkirakan aktivitas masyarakat dan kehidupan normal di daerah terdampak dapat kembali dalam 2 hingga 3 bulan ke depan.
Pernyataan ini disampaikan Prabowo dalam Rapat Kabinet Pleno di Istana Negara, Jakarta, dengan fokus utama pada proses rehabilitasi dan rekonstruksi setelah bencana yang mengakibatkan lebih dari 1.000 orang meninggal dan ratusan lainnya hilang atau mengungsi.
Langkah Pemerintah dalam Pemulihan
1. Pembangunan Hunian Sementara & Permanen
Pemerintah berencana membangun sekitar 2.000 rumah untuk korban banjir yang rumahnya rusak atau hilang — termasuk rumah sementara dan permanen dengan lahan negara.
2. Pembentukan Satuan Tugas Khusus
Prabowo mengumumkan rencana pembentukan satgas khusus pemulihan untuk mempercepat rehabilitasi infrastruktur dan layanan publik di tiga provinsi terdampak.
3.Monitoring Berkala & Kunjungan Rutin
Presiden berkomitmen untuk memantau pemulihan secara berkala, termasuk melakukan kunjungan rutin ke daerah-daerah terdampak seperti Aceh dan Sumatera Utara setiap minggu.
4.Perbaikan Infrastruktur & Logistik
Pemerintah juga fokus pada pemulihan infrastruktur penting, seperti jalan, jembatan, jaringan listrik, serta distribusi logistik melalui alat berat dan fasilitas darurat lainnya.
Pesan Prabowo untuk Masyarakat
Prabowo meminta masyarakat bersabar karena proses pemulihan tidak bisa diselesaikan dalam beberapa hari saja. Ia menegaskan bahwa pemerintah bekerja secepat dan sebaik mungkin untuk memulihkan kondisi normal di wilayah terdampak.
Catatan: Banjir dan longsor besar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat adalah salah satu bencana alam paling parah dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia. Upaya penanganan darurat terus dilakukan bersama pemerintah daerah, BNPB, TNI/Polri, serta bantuan swadaya dari berbagai lembaga dan masyarakat.